impian jadi kenyataan photo banner-impian-468x60.gif

Rabu, 16 Mei 2012

SEBUAH PILIHAN, SEBUAH TANGGUNG JAWAB

Tulisan ini saya copas dari note fb saya...
--------------------------------------------------
Iyaaa,, ini adalah pilihan saya saat ini, dan saya akan bertanggung jawab atas pilihan saya ini, untuk bisa sukses dan membantu orang lain sukses juga bersama saya :)

Mengapa akhirnya saya memilih bergabung menjadi consultan oriflame bersama d’bc network? Ini kisah nyata saya hehe… dan mungkin upline saya belum tau tentang ini… opps :P

Ceritanya beberapa waktu lalu, saya lupa persisnya kapan, saya tuh lagi cari baju-baju batik yang modelnya unik. Singkat cerita akhirnya saya beli 3pcs baju batik dari butik onlinenya mba Astriani Karnaningrum, yang ternyata adalah menantunya Pak Amien Rais. Nah di butik online itu ada banyak web banner yang menarik mata hati saya. Web banner tentang bisnis online yang bisa dikerjakan dari rumah saja. Gleg. Masa iya bisa?

Makin seru penasaran saya tentang banner-banner itu. Tiap tengah malam sepulang kerja saya cari terus informasi tentang bisnis online ini. Saya buka satu-satu, saya baca cerita-cerita nya mba Astri yang ternyata dokter gigi, tapi akhirnya fokus di bisnis ini demi bisa dekat dengan anak-anak setiap waktu. Ternyata lagi yang bikin saya tambah penasaran, salah satu anak kandungnya Pak Amien juga menjalani bisnis ini. HAH? Iya, namanya Tasniem Fauzia (yang sekarang jadi role model saya nih :)) Langsung deh pindah website yang ada dianya, buka fbnya, eehh punya butik batik online juga ternyata. Lulusan luar negeri, pernah bekerja di perusahaan asing, putrinya tokoh penting… jalanin bisnis online ini? Bisnis apaan siih ini? GAK BISA TIDUR DEH SAYA malam itu, mulai bermimpi… (mimpinya pingin ketemu Bapaknya mba Tasniem :P)

Sejujurnya saat itu saya sedang gundah gulana, galau tak terkira, sedih tak berujung :P. Bekerja di posisi sebagai accounting selama beberapa tahun di perusahaan swasta dengan gaji setara SM nya consultant oriflame (buka kartu deh :D) tidak bisa membuat hati saya nyaman. Saya harus berangkat pagi-pagi, meninggalkan anak saya (Kayla) untuk saya titipkan pada pembantu di rumah.. Seringkali saat perjalanan ke kantor, sambil nyetir motor saya nangis, saya gak bisa menemani kayla main, saya gak bisa nyuapin makan pagi-siang-malam nya, saya gak bisa mandiin, saya ndak tau apakah dia merasa nyaman sama pembantu itu atau sebaliknya :(  saya hanya bisa melakukan itu semua kalau saya libur wiken. Malam sepulang kerja pun, saya juga ndak bisa mendengar celotehnya karena dia udah tidur. Syukur  Alhamdulillah sejak lahir Kayla itu jaraaang rewel, dia sudah terbiasa dengan situasi yang mungkin tidak mengenakkan bagi siapapun. Kadang saya harus menitipkannya pada mama, ibu saya di Bondowoso kalo pas gak ada pembantu. Dua minggu sekali saya tengok kesana. Dan ketika harus balik Surabaya lagi, dengan getir saya pamit: "Ayah bunda kerja dulu nak ya, Kayla sama yangkung yangti yang pinter yaa.." Wajah polosnya mengangguk tersenyum. Aaaahh Kayla, bunda tau kamu anak yang kuaaaattt, kalo ingat perjuangan itu… air mata ini mungkin gak bisa berhenti menetes… :'(

Sampai akhirnya, atas izin suami Alhamdulillah, saya benar-benar bergabung di oriflame bersama d’bc network ini dengan dipandu langsung oleh mba Tasniem. Iyaa, saya berbisnis MLM :) Saat itu Agustus 2010, saya serahkan ktp dan 39.900 sebagai modal saya. Di bulan-bulan awal saya ndak bisa fokus karena pekerjaan saya yang menguraas waktu tenaga pikiran. Saya hanya berjalan lambat. Selambat siput :D

Sementara crossline saya banteerr banget naik levelnya, ada yang 5 bulan SM, ada yang 4 bulan 18%. Yang si A udah director 7jt/bln, yang si B udah GD 14jt/bln, waahh sibuk ya saya… sibuk jadi penonton saat istirahat kantor :P Kapan actionnya nih aku kalo gini teruss? Nunggu mereka semua jadi Diamond baru aku lari?? OOhh NOO… kok ya kebetulaaann banget, pembantu terakhir saya minta pulang dan saya gak dapat-dapat ganti yang baru. Saya bilang sama suami bahwa saya mau seriusin oriflame dan berhenti kerja. Boleeh, katanya. Karena memang bekerja nya saya atas maunya saya sendiri, supaya ilmunya kuliah tetep nyantol, dan bisa bantu suami nabung buat beli rumah :)

Tiga bulan serius, saya sampai di posisi manager 15% pada Juni 2011. Bulan berikutnya saya masih di level yang sama. Berikutnya sama lagi… Ya Allah… kadang saya down, saya kembali ragu, saya galau… Ketika rasa ini datang, saya selalu ingatkan diri saya lagi bahwa ini adalah pilihan saya, tanggung jawab saya. Saya tidak merasa harus mengejar upline saya untuk mengeluh ini itu, Meski penolakan kanan kiri saya temui, sindiran juga ada, keluhan downline yang bertubi-tubi, dan kerikil-kerikil lain yang kalau saya mau, saya bisa saja berhenti saat itu. Tapi selalu saya ingat lagi, ada MIMPI yang saya kejar. Mimpi sederhana saya untuk selalu menemani tumbuh kembang anak-anak, menemani mereka belajar dan bermain setiap saat, selalu ada kapanpun mereka membutuhkan saya. Dan tetap bergaji kantoran, tentunya. Kini mimpi saya itu sudah terwujud Alhamdulillah, kemudian saya mulai berani upgrade MIMPI saya  (di tulisan yang lain yaa.. ). Satu hal yang  membuat saya bangkit adalah, rekan-rekan kerja saya, tim saya, mereka juga punya mimpi masing-masing yangmana saya punya tanggung jawab untuk membantu mereka mewujudkan IMPIAN mereka disini.

Jauh dari upline membuat saya lebih mandiri, Surabaya-Jogja bukan masalah karena tiap hari komunikasi itu ada. Malah sekarang upline saya di Austria, yang jauuuuh lebih jauh lagi. Sekali lagi saya tidak bergantung pada upline saya. Saya bisa belajar sendiri karena semua fasilitas belajarnya lengkap. Upline bukan boss saya di bisnis ini, Saya tidak bekerja untuknya. Di bisnis ini upline adalah rekan kerja, mentor, teman, sahabat, mungkin lebih dari itu. Makanya kami merasa temen-teman adalah keluarga kedua kami. Bisnis ini sungguh sangat fair, siapapun dia, apapun latar belakangnya, dari keluarga manapun bisa sukses di sini kalau dia mau bekerja lebih keras. Tak peduli kapan joinnya, mau udah lama atau baru semua punya kesempatan yang sama. Jadi gak bener tuh kalo MLM tu ngenakin uplinenya, yang sukses yang duluan masuk, atau yang masuk belakangan suksesnya belakangan. Sama sekali tidak benar tuh, malah ada yang baru gabung setahun sudah Diamond loh di sini :)

Alhamdulillah saat ini saya manager 18%, gaji dari oriflame 2,5jt/bln. Selain suami, orang tua juga mendukung saya alhamdulillah. Ke depan saya masih butuh banyak belajar, untuk menjadi leader di jaringan saya. Masih panjang jalan saya, amanah juga bertambah terus. Saya ndak mau lagi jadi penonton yang cuma liatin kesuksesan para crossline, atau jadi pemain tapi kaya siput :P saya mau menjemput rezeki, bersama-sama coreteam saya, bergandengan tangan, take action lebih nyata. Bahwa kalo mereka bisa, saya dan Anda juga pasti bisa. Saya YAKIN itu. Mbak Nadia Meutianya sama, ebooknya sama, trainingnya sama, ilmu nya sama, bukti suksesnya ada, nyata. Masalahnya adalah pada seberapa MAU dan BUTUH kita untuk sukses juga di sini. Karena itu yang akan membedakan seberapa keras action kita, tentu akan beda juga hasilnya. Mau 3 tahun jadi Diamond bisa, 2 taun juga bisa, yang setaun jadi diamond juga ada kok di d’bc network. Mbak Astriani Karnaningrum ada orangnya lo, sedang kualifikasi Diamond, insya Allah lancarr. Mbak Tasniem Fauzia juga ada, qualifying SGD dan akan Sapphire tahun ini insya Allah. Kalo saya, maksimal 2013 jadi DIAMOND insya ALLAH. Amiiin :)

Mau jadi coreteam saya? Gabung sekarang yuuk cuma 9.900 saja nanti akan saya ajarkan semuanya, bagaimana bisa sukses disini dengan membantu orang lain sukses juga. Waaahh, jangan kebanyakan mikir…. join for 9900Rp… It’s not expensive to fulfill dreams :)

“Pemenang bukanlah mereka yang tidak pernah GAGAL, tetapi mereka yang tidak pernah MENYERAH!!” Edwin Cole


GO DIAMOND 2013!!

Love,
Amelia