impian jadi kenyataan photo banner-impian-468x60.gif

Jumat, 08 Juli 2011

Namanya Aji, tadi aku menemuinya lagi...

Pertama kali bertemu, kira2 4 bulan yang lalu, ada getaran di hati entah apa namanya.. yang jelas sesaat setelah itu aku merasakan bahwa dia juga merasakan apa yang kurasa..
Setelah pertemuan itu sengaja aku buat pertemuan-pertemuan berikutnya, demi melihat binar matanya.. yaa matanya selalu penuh binar.. dan ini salah satunya yang membuatku rindu..
maka tibalah hari ini, ba'da sholat Jumat, seperti biasa dia selalu menyambutku dengan tatapan binarnya.. tak sedikitpun menunjukkan dia kecewa dengan keadaannya..

Gejolak keibuanku membuncah ketika dia meraih jemariku dan menciumnya, lalu mengulurkan tangannya untuk membawakan bawaanku.. "apa kabar, aji?", sapaku.. dia hanya menjawabnya dengan senyuman dan berlalu.. kuikuti langkahnya menuju meja makan bersama sebelas anak2 lainnya.. kubantu mereka menyiapkan makan siang yang kubawa..

setelah itu kupandangi satu per satu anak2 itu yang sedang makan dengan lahap, kuhampiri aji, "enak makanannya, aji?", dia mengangguk.. Alhamdulillaahirobbil 'Alamiin..

Aji, usianya kira2 11 taun, dia tinggal di panti itu dengan adiknya yg masih 5 taun, namanya Dito. mereka yatim :( tapi mereka anak2 yang baik, nurut, ndak pernah protes.. makan sepiring nasi dengan lauk setengah tahu goreng (tahu kotak dibagi 2) tanpa kecap pun mereka makan.. sekolah dengan mengayuh sepeda sepuluh kilo, uang jajan seribu rupiah (yang ketika kutanya buat beli apa, pisang goreng katanya..), pulang sekolah panas terik, sepatu yang rusak sol nya, baju yang cuci-kering-pake.. harus mencuci baju, cuci kamar mandi, masak nasi (sesuai jadwal piket) semuanya mereka lakukan sendiri.. yang kubayangkan adalah, betapa mereka itu anak2 yang kuat dan mandiri.. Subhanallaah

Pikiran membawaku kembali ke masa kecilku.. dulu semuanya serba siap.. mau brangkat sekolah, seragam lengkap tinggal pake, sarapan tinggal makan, ada yg antar jemput, pulang-makan-tidur, ndak repot nanak nasi, cuci piring, cuci baju smua ada yang mbantu.. Alhamdulillaah.. Itu smua karna kedua orang tuaku masih lengkap, mama-papa.. sampai nanti, semoga mama-papa selalu sehat, panjang umur, bahagia dunia akhirat.. Amiin Ya Rabb.

Tapi anak-anak panti itu, aji, dito, danu, rian, ikhsan, ilul,... mereka kehilangan kasih sayang yg seharusnya utuh mereka dapatkan.. aji-dito ndak punya bapak, danu ibunya meninggal saat dia balita, ada yang yatim-piatu :'( Ya Allah, inginku selalu memberikan sedikit kebahagiaan buat mereka.. mudahkan Ya Allah..

Aji, tanpa sadar aku jatuh cinta.. pada binar matamu yang insya Allah membauatku jauh lebih berbinar2 melakukan pekerjaanku, supaya bisa selalu ketemu kamu :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar